alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Moeldoko: OPM Cemas Hilang Pengaruh, Manfaatkan Rasisme untuk Rusuh
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5e6119c8208477f60faf1e/moeldoko-opm-cemas-hilang-pengaruh-manfaatkan-rasisme-untuk-rusuh

Moeldoko: OPM Cemas Hilang Pengaruh, Manfaatkan Rasisme untuk Rusuh

Moeldoko: OPM Cemas Hilang Pengaruh, Manfaatkan Rasisme untuk Rusuh
Kepala Staf Presiden Moeldoko (Noval DA/detikcom)

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menilai ada kelompok bersenjata dan poros politik yang memanfaatkan isu rasisme menjadi kerusuhan di Papua. Organisasi Papua Merdeka (OPM) salah satunya.

"Ada satu hal yang paradoks, satu sisi Pak Jokowi ingin membangun Papua agar kesejahteraan masyarakat Papua segera, samalah ya (dengan daerah lain), segera meningkat dengan baik, dan itu dinikmati oleh sebagian masyarakat Papua, tapi ternyata ada kelompok-kelompok tertentu baik itu pergerakan poros bersenjata maupun pergerakan poros politik, itu justru merasa terganggu dan ada kecemasan yang nyata," ujar Moeldoko saat ditemui di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Dia menanggapi perihal isu rasisme yang diusung sebagai latar belakang kerusuhan beberapa hari terakhir ini. Moeldoko mengatakan kelompok bersenjata dan poros politik tersebut tidak senang dengan kemajuan Papua. Karena jika Papua maju mereka tidak memiliki isu layak jual ke luar negeri.

"Sebagai contoh saya, tadi kelompok bersenjata, begitu daerah itu dibangun, masyarakat kesejahteraannya meningkat, maka tingkat kepengaruhan kelompok-kelompok bersenjata itu terhadap masyarakat menjadi berkurang," katanya.

Demikian halnya dengan kelompok poros politik. Menurut Moeldoko, jika Papua maju maka kelompok poros politik tersebut tidak dapat menjual isu masyarakat Papua termarjinalkan.

"Indikatornya adalah satu, pada saat pembangunan jalan selalu diganggu. Berikutnya pembangunan infrastruktur pendidikan pernah ditangkap. Sekarang ini juga kita lihat masih ada upaya ke sana, gedung-gedung yang harus dilindungi dibakar. Ini sesuatu indikator yang sangat jelas," tegasnya.

Untuk itu Moeldoko memastikan ada kecemasan yang nyata bagi kelompok bersenjata dan poros politik yang tidak senang dengan kemajuan Papua. Moeldoko pun memperjelas jika OPM menjadi salah satu dari kelompok tersebut.

"Kan sudah jelas, ini ada kelompok OPM, kelompok yang tadi saya bilang, ada kelompok politik tadi itu, ada kelompok bersenjata, ada poros politik," ucapnya.

Salah bentuk rusuh di Papua dimanfaatkan oleh kelompok tersebut adalah adanya pengibaran bendera bintang kejora di tengah kerusuhan.

"Saya pikir itu memang ada kelompok-kelompok yang memanfaatkan situasi itu. Jelas itu siapa mereka jelas. Dia bermain di situasi yang terjadi, tp alhamdulillah dengan penuh kesadaran masyarakat ternyata tidak masuk dalam skenario mereka, para pejabatnya sangat arif bijaksana," kata Moeldoko.

Poros OPM dinilai Moeldoko telah mengkapitalisasi isu rasialisme supaya kerusuhan yang mereka sulut terkesan punya alasan yang kuat. "Iya, memanfaatkan," ucap mantan Panglima TNI ini.

https://news.detik.com/berita/d-4676...m=news_mostpop


Quote:
yunda.me dan 8 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Masuk akal sih...

Selama ini kan jokowi emang betul2 berusaha buat menyejahterakan rakyat papua, tapi entah kenapa masih ada aja separatis yg suka bikin ulah dan menolak nkri dipapua sana...
ozzieslo dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Ini seratus persen saya setuju. Sejak jokowi banyak menginvest ke papua. Makin sering kita dengar lagu opm menyerang.

Ya pasti sibuk la. Monopoli bbm mahal untuk membiayai operasi makar mereka sudah mulai terganggu. Beberapa daerah yang dulu anti merah putih pun sudah ada yang memakai bendara merah putih untuk pertama kali tahun ini karna bahan pangan, obat obatan serta air sudah bisa masuk desa desa tersebut.

Kalau dibiarkan ya takutlah ilang OPM 5 tahun ke depan.
kljy dan 6 lainnya memberi reputasi
Nah, baru bener ini Muldoko.
Ingat kejadian lepasnya Tim-tim.
Cara-cara penggalangan nya mirip yang dilakukan separatis Papua sontoloyo sekarang.
Pakai isu HAM, lah. Pakai isu SARA lah.

Jangan mau dibohongi pakai berita rasis.

emoticon-I Love Indonesia
irmanator dan 2 lainnya memberi reputasi
terus gimana ceritanya itu kemaren gub papua sendiri bilang "jalan yang dibangun ga pernah dipake sama org papua sendiri", "papua tdk butuh pembangunan" , itu org yang sehari2 di papua lho, gabisa dinilai cuma dari apa yang ditampilkan di media.
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post DoNotEvil
Papua berbeda dengan kebanyakan orang Indonesia bagian barat, karena orang Melanesia, bukan Austronesia ataupun Austroasiatik seperti di bagian barat.

Tapi Melanesia sendiri juga ada campuran Austronesia juga walau sedikit. Lihat di Google: "Melanesia Expansion". Lihat di buku: "Guns, Germs, & Steel" pemenang Pulitzer 1998
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


trus hubungannya sama postingan ane apaan?
rampratamadhan dan 3 lainnya memberi reputasi
Tidak ada statement jokowi yang menindas pihak tertentu, tapi banyak yg merasa di tindas atau apalah seperti orang bebal yang punya tujuan tertentu jadi g bisa di bujuk
novembermann dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh iseng2019
Semoga situasi Papua Barat dan Papua tetap kondusif. Pemerintah pastinya sudah tau kelompok2 mana saja yang bermain dalam kerusuhan di Papua.
novembermann dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Quote:


Wkwkw jaka sembung bawa kutang,
Hahaaa
☆ FREEPORT ☆
☆ CENDANA ☆
☆ WOWO ☆
tololdevil dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


pasti udah tau, tapi apa akan ditindak? Eet..tunggu dulu emoticon-Ngakak
Quote:


pasti udah tau, tapi apa akan ditindak? Eet..tunggu dulu emoticon-Ngakak
Quote:


Ditunggu saja kabar selanjutnya
Tolong cerahkan ane... Gubernur orang sendiri, bupati orang sendiri, dana otsus dan apbd dari pusat lebih gede dari pajak freeport... Trus jajah dari mana?
novembermann dan 3 lainnya memberi reputasi
Tolong cerahkan ane... Gubernur orang sendiri, bupati orang sendiri, dana otsus dan apbd dari pusat lebih gede dari pajak freeport... Trus jajah dari mana?
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:



Quote:


Quote:

ada benarnya agan-agan ini
tambah lagi ada kelompok yg nggak suka Jokowi ikut-ikutan coba memanfaatkan
novembermann dan 3 lainnya memberi reputasi
Heran, dulu masalah agama, sekarang suku, biasanya orang2 ga maen hakim sendiri kalau ada suatu kasus, dan gua percaya di JATIM bukan orang yang suka maen hakim sendiri atau langsung sradak suruduk, pasti ada yang salah ini maen gedor tangkap dan teriak ga jelas, apa sudah di atur???

biasanya kan kalau ada masalah didudukan berbicara ada permasalahan apa bagaimana bisa terjadi, apa benar kejadianya begitu,

:terimakasih rukunlah saudaraku, Negara kita Besar karena bersama dari Timur sampai ke barat, dari semua Ras, Suku dan agama, karena bersatu..
novembermann dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
gas kan pak sampe ku ubun ubun nya
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Inget banget kalo gak salah GAM dan tentara militer RI akhirnya berdamai gegara tsunami 2004.


biar adem ayem apa tunggu ada bencana nasional dulu apa emoticon-Ngakak
diandraps dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh cryingbrutal
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di