alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pimpinan KPK Sindir Mentan Buru-Buru Copot Pejabat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d54f66f65b24d2da76cb156/pimpinan-kpk-sindir-mentan-buru-buru-copot-pejabat

Pimpinan KPK Sindir Mentan Buru-Buru Copot Pejabat

Spoiler for mafia:


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih yang melibatkan tersangka anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra. Salah satu yang sedang ditelisik adalah keterlibatan sejumlah pejabat Kementerian Pertanian (Kementan).

Yang lucunya, kemarin (13/8) Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman baru saja mencopot seluruh pejabat eselon II, III, dan IV yang terkait kasus impor bawang putih. Para pejabat tersebut terkait dengan verifikasi wajib tanaman bawang putih di Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura.

Amran berdalih dirinya ingin menunjukkan kejelasan sikap kementerian yang dipimpinnya terkait kasus ini serta memberikan ruang yang luas bagi KPK untuk melakukan penyelidikan. Meskipun belum diketahui keterlibatan pejabat tersebut, Amran merasa perlu mengambil langkah tegas. Hal ini dilakukan guna menjaga reputasi Kementerian Pertanian dan komitmen anti korupsi.

Sumber 1

Langkah Mentan tersebut justru mendapatkan sorotan dari Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Ia bilang, langkah terburu-buru Mentan mencopot para pejabat eselon II, III dan IV itu tidak akan menghentikan langkah KPK untuk menjerat para pihak yang terlibat dalam kasus ini. Penyidik akan menelisik lebih jauh peran setiap pejabat yang diduga ikut dalam pusaran rasuah tersebut.

"Memang peran orang per orang tidak tergantung pada dipecat atau tidaknya, makanya tergantung penyidikan. Kalau perannya signifikan dikejar. TPPU (tindak pidana pencucian uang) saja kalau orangnya sudah meninggal, kami kejar," tegasnya.

Dalam kasus suap pengurusan impor bawang, sejumlah lokasi telah digeledah KPK. Salah satu yang diacak-acak tim lembaga atirasuah tersebut adalah Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan. Saut menolak berkomentar banyak soal keterlibatan pihak Ditjen Hortikultura dalam kasus ini. Namun ia memastikan penggeledahan dilakukan lantaran ada barang bukti yang dicari penyidik.

"Saya belum tahu apa temuannya, tujuan tindaklajut OTT yang kemerin pasti ada keterkaitan," ujarnya.

KPK telah menetapkan anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra sebagai tersangka. Politikus PDIP itu dijerat bersama lima orang lainnya, pengusaha sekaligus orang kepercayaan Nyoman, Mirawati Basti dan empat pihak swasta Elviyanto, Chandry Suanda, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar.

Dalam kasus ini, Dhamantra diduga meminta fee Rp3,6 miliar untuk membantu Chandry dan Doddy mengurus rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan surat persetujuan impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Dalam kesepakatan itu, Dhamantra mematok komitmen fee Rp1.700-Rp1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor nantinya. Sementara kuota impor bawang putih untuk 2019 yang sedang diurus itu sejumlah 20 ribu ton. Dhamantra diduga baru menerima uang sekitar Rp2 miliar dari kesepakatan itu sebagai izon.


Sumber 2

Spoiler for pantau:
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Emejing
kalau ane, justru kl dicopot, malah bagus.
kalau masih menjabat, para anjing itu nggak bakal gigit atasan/rekannya.

kalau udah dicopot, bakalan nggak ada beban mereka, malah gonggongan makin keras.

lalu gimana kalau ada yg terbukti nggak terlibat?

lets be frank, mereka pasti tau dan mendiamkan
Lihat 1 balasan
Balasan post SikiLTugeL
klo ga dicopot ada kemungkinan ngilangin bukti, udah langkah bener sebenarnya, memudahkan KPK dalam bekerja
Quote:


Sesama buskota dilarang saling mendahului

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di