alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Hatta Pernah Menolak Papua Sebagai Bagian Indonesia
4.33 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d2ed4134601cf7f6700beaf/hatta-pernah-menolak-papua-sebagai-bagian-indonesia

Hatta Pernah Menolak Papua Sebagai Bagian Indonesia

Quote:




Tahukah Gansis, pada tanggal 11 Juli 1945, Sidang BPUPK membahas tentang mewujudkan persatuan Indonesia. Awalnya, bung Karno mencoba mengangkat arti semangat kebangsaan. Apa itu bangsa Indonesia? beberapa mengatakan bahwa sebuah semangat persamaan nasib (sebagai bangsa terjajah) dan cita-cita adalah dasar sebuah identitas kebangsaan.


Namun, lain hal dengan mayoritas anggota  BPUPKI yang menginginkan Indonesia merdeka meliputi seluruh negeri Hindia Belanda, Malaya, Borneo Utara, Timor Portugis, dan Papua. Hatta membuat pengecualian. Menurutnya Indonesia cukup meliputi negeri Hindia Belanda saja. Adapun Papua yang disebut-sebut kaya memiliki ikatan sejarah dengan Nusantara tidaklah masuk dalam keluarga besar Republik Indonesia.


Hatta menentang pandangan Yamin yang bersikukuh mengatakan Papua bagian dari Indonesia sejak zaman kerajaan Nusantara. Yamin secara panjang lebar menguraikan pendapatnya soal Papua lewat analisis historis, politik, dan geopolitik. Bagi Hatta, semua itu omong kosong.



Nah lho, merangkul daerah Papua untuk mempersatukan nusantara kok malah jadi perdebatan, kira-kira bagaimana kelanjutan tentang batas-batas wilayah Indonesia. Tentang Daerah Negara Indonesia, hampir semua peserta mengusulkan basis territorial Negara Indonesia adalah wilayah bekas Hindia Belanda. Sebagian kecil mengusulkan untuk memperluas atau menguranginya.

Penasaran dengan hasil akhirnya? Langsung aja dengerin Podcast Jas Merah!




 emoticon-Tepuk Tanganemoticon-Tepuk Tanganemoticon-Tepuk Tangan

boingboing99 dan 5 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Patut diingat ... Indonesia itu apanya Hindia Belanda ? Kalau itu dianggap sama persis, maka apa yang terjadi saat itu tak lain dan tak bukan hanyalah perkara perebutan kekuasaan semata. Bukan kasus layaknya seorang yang telah lama diperbudak dan kemudian berupaya memerdekakan diri dari yang memperbudak/menjajah.

Saat telah merdeka itu, kemudian menjadi suatu bahan pemikiran mengenai masa depan mereka. Terkait dengan hal-hal apa yang harus-akan mereka lakukan.
Apakah mereka akan menempuh hidup yang sama, layaknya saat masih berada dalam keadaan terjajah ? Ataukah mereka akan berupaya untuk melanjutkan hidup, sebagaimana pada saat mereka sebelum dijajah ?

Kemudian ...
Bila upaya yang terakhir itu yang menjadi pilihan mereka, berdasar pengalaman yang telah mereka alami bersama selama itu, kiranya hal-hal lain apa saja yang harus dilakukan, guna untuk memastikan agar pengalaman buruk yang telah mereka alami sebelumnya, tidak akan terulangi lagi bagi/pada generasi berikutnya/seterusnya ...

Kalaulah sebatang lidi ternyata tidaklah mampu digunakan untuk menangkal bencana, maka ............
boingboing99 memberi reputasi
eweqau
Berarti salah satu jasa belanda adalah berhasil menpersatukan indonesia ya.
Sebelum dijajah, adanya ratusan kerajaan saja.. Tidak ada nusantara.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di